Tulungagung, (dnusa.id) – Pembukaan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di UIN SATU Tulungagung, berlangsung Ricuh.
Diduga kejadian tersebut terjadi lantaran dari mahasiswa dari Indonesia Timur belum bisa bertemu dengan Ketua Umum PB PMII Abdullah Sukur untuk menyampaikan masalah internal mereka.
Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto menjelaskan, Acara pembukaan Muspimnas dibuka oleh Muhaimin Iskandar, kemudian usai pembukaan dan Muhaimin Iskandar akan pergi keluar dari lokasi ada penghadangan, dari hal tersebut petugas kemudian mengamanan agar tamu VIP bisa keluar dengan aman.
“Kejadian bisa dikendalikan,” Jelas Eko, Kamis (17/11/2022).
Eko melanjutkan, usai kejadian tersebut petugas melakukan negosiasi bahwa kejadian seperti itu tidak diperbolehkan.
Disinggung titik kerawanan dalam acara ini, Eko menjelaskan, adapun titik rawan terjadi ketika pembukaan dan tanggal 20-23 dalam pembukaan forum yang kemungkinan ada adu gagasan dan pemikiran.
“Dugaan kerawanan terjadi pada tanggal tersebut, petugas juga mempersiapkan antisipasi, di 4 lokasi di UIN SATU Tulungagung,” Ungkapnya.
Adapun personil yang dikerahkan untuk pengamanan acara kali ini sebanyak 1250 anggota gabungan TNI Polri, dengan pos masing – masing, disinggung apakah ada tambahan agggota dalam acara tersebut, Eko menjelaskan bahwa pengerahan dengan memaksimalkan anggota yang ada.
“Semoga hingga seminggu kedepan acara tetap berjalan dengan kondusif,” Pungkasnya.(riz)



GIPHY App Key not set. Please check settings