Tulungagung, (dnusa.id) – Jelang Ramadhan Stok minyak curah bersubsidi denga jenis Minyak Kita dipasaran Tulungagung mulai berkurang, atas stok yang mulai Menipis tersebut untuk menstimulus stok dipasaran Disperindag Kabupaten Tulungagung berikan Dropping Minyak di 16 pasar.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Lipursari menjelaskan, kondisi Minyak Kita di pasaran saat ini sudah mulai berkurang banyak, bukan berarti dengan kondisi seperti itu dikarenakan langka atau ditarik oleh pihak pemerintah, lantaran HET yang sudah murah menyentuh angka Rp 14 ribu.
Atas murahnya harga tersebut tentunya membuat minat atau daya beli masyarakat semakin tinggi, sehingga imbas ya membuat masyarakat beralih ke Minyak Kita, dengan banyaknya minat masyarakat dengan jumlah produksi sama tentu membuat ketersediaan minyak berkurang.
Memang produksi minyak curah rakyat jenis Minyak Kita itu tidak banyak, sehingga dikarenakan permintaan yang banyak dan produksinya tetap sama, stoknya jadi menipis,” Jelas Lipursari, Jumat (3/3/2023).
- Angin Puting Beliung Terjang Rejotangan: 41 Rumah Dilaporkan Mengalami Kerusakan
- Gandeng GSN dan PT Pindad, Presiden Prabowo Salurkan Ratusan Bantuan Becak Listrik di Tulungagung
- P21, Satlantas Polres Tulungagung LimpahkanTersangka Laka Bus Harapan Jaya ke Kejaksaan Polisi Terapkan Pasal Berlapis
- Disbudpar Tulungagung Petakan Destinasi Unggulan Jelang Lonjakan Wisata Nataru
- SENGKETA TANAH DI BALONGJERUK MASUK RANAH HUKUM
Dengan menipisnya stok tersebut, dan berkurangnya minyak kita dipasaran, pihaknya tidak bisa mengatakan bahwa aman atau tidaknya hingga ramadhan tiba, untuk menyikapinya pouainua sendiri juga sudah berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Jatim untuk mendistribusikan minyak tersebut di pasaran sebagai stimulus harga dan menampung daya beli masyarakat.
Tercatat ada sebanyak 16 pasar yang ada di Kabupaten Tulungagung yang sudah mendapat distribusi Minyak Kita.
Setidaknya terdapat 1200 dus atau 14.400 liter Minyak Kita yang sudah didistribusikan oleh Disperindag Tulungagung untuk belasan pasar tersebut.
“Masing-masing pasar diberi jatah 75 dus dan sudah dj distribusikan minggu kemarin pada akhir pekan,” jelasnya.
Meski sudah dilakukan distribusi minyak, pihaknya juga membatasi daya beli masyarakat dengan cara satu orang hanya boleh membeli 2 liter minyak saja. Hal tersebut juga sudah sesuai dengan penyataan dari Kemendagri bahwa konsumen hanya boleh membeli minyak 2 liter saja perharinya, sedangkan bagi pedagang pembelian harus melalui aplikasi sistem informasi minyak goreng curah (Si Mirah).
“Baik pedagang dan penjualan akan dikontrol melalui aplikasi Si Mirah, sebagai kontorling baik penjualan dan stok dipasaran,” Pungkasnya.(riz)



GIPHY App Key not set. Please check settings