in ,

BAPPEDA DUKUNG KABUPATEN TULUNGAGUNG RAIH SWASTI SABA WISTARA

Tulungagung, (dNusa.id) – Kesehatan Lingkungan menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang pelaksanaan tata kelola pemerintahan dan masyarakat. Oleh karena itu Pemerintah Pusat memberikan penghargaan Swasti Saba Wistara kepada Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan sembilan tatanan yang digunakan sebagai indikator.

Kepala Bappeda kabupaten Tulungagung melalui Kabid Pemerintahan Pembangunan Manusia – Sriwahyuni, S.Km, M.Si., menyampaikan bahwa Tatanan kabupaten / kota sehat meliputi Tatanan kehidupan masyarakat sehat Mandiri, Tatanan Pemukiman dan Fasilitas Umum, Tatanan Satuan Pendidikan, Tatanan Perkantoran dan Perindustrian, Tatanan Pasar, Tatanan Pariwisata, Tatanan Transportasi dan tertib Lalu lintas Jalan, Tatanan Perlindungan sosil, dan Tatanan Pencegahan dan penanganan Bencana.

Sri Wahyuni, S.Km, M. Si., – Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Tulungagung

Untuk mensukseskan kegiatan ini, salah satu tim pembinanya adalah Bappeda, Disampaikan Yuni untuk timeline verifikasinya tanggal 1 -31 Maret 2023 dilakukan pengumpulan dokumen ke Provinsi, setelah terkumpul selanjutnya dilakukan Verifikasi dokumen di tanggal 1 – 18 April 2023 oleh Tim Pembina Dari Provinsi Jawa Timur, selanjutnya dilakukan Pleno hasil verifikasi dokumen oleh Tim pembina dari Provinsi yang nanti hasilnya akan disampaiakan ke Gubernur Jawa Timur.

Untuk mencapai hasil yang maksimal, dilakukan berbagai kegiatan kabupaten/kota wajib menerapkan konsep pembangunan berwawasan kesehatan baik lingkungan fisik maupun sosial pada setiap tatanan.

Penerapan konsep pembangunan berwawasan kesehatan sebagaimana dimaksud p dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip: keadilan; pemberdayaan dan partisipasi masyarakat; kemitraan lintas sektor; dan pembangunan berkelanjutan.

Untuk srtateginya dilaksanakan melalui penguatan komitmen Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa, selain itu juga perlu peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan berwawasan kesehatan.

Disamping beberapa hal diatas  jejaring dan kemitraan antara pemerintah dengan masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Aspek lain yang mempengaruhi ialah peningkatan akses dan kesetaraan dalam pelayanan dasar, peningkatan mutu pelayanan kesehatan baik primer, sekunder, dan tersier. peningkatan kualitas lingkungan yang kondusif, peningkatan pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, dan peningkatan penelitian, pengembangan, dan inovasi.(win)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Polres Tulungagung Sita Puluhan Kilogram Handak, Proses Disposal Bakal Diagendakan.

Kemiskinan Ekstrim Kabupaten Tulungagung 0 %, diminta Pemerintah Pusat Presentasikan Metodenya