in ,

Dilempar Orang Tak Dikenal, Elf Rombongan Banser Tulungagung Alami Kecelakaan, Sopir dan Penumpang Kritis.

Tulungagung, (dnusa.id) – Rombongan Elf dari Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tulungagung dilempari orang tak dikenal diwilayah Kabupaten Trenggalek usai berziarah ke Makam K.H Hasan Besari Ponorogo, pada Sabtu, (4/3/2023) malam.

Atas kejadian tersebut dua orang luka parah satu diantaranya koma akibat kecelakaan.

Sekretaris Banser Cabang Tulungagung, Ulin menjelaskan, sebelumnya rombongan Banser Tulungagung berangkat berziarah ke Makam K.H Hasan Besari yang berada di Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu, (4/3/2023). malam dengan menggunakan 4 Elf, dengan membawa 56 anggota.

Kondisi mobil rombongan GP Ansor Tulungagung

Usai berziarah, sekitar pukul 01.00 WIB pada Minggu (5/3/2023) rombongan memutuskan untuk pulang, dan sesampainya di Kabupaten Trenggalek di dekat rumah Kepala Desa Jambu, Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, atau tepatnya di Jalan Raya Trenggalek – Ponorogo Km 09, elf ketiga bernopol AG 7422 K dan keempat sekitar pukul 02.30 WIB dilempari oleh banyak orang yang tak dikenal.

“Dari lemparan batu bata tersebut elf ketiga yang paling parah, hingga masuk ke parit,” Jelas Ulin, Minggu (5/3/2023).

Atas kejadian tersebut kaca elf ketiga dibagian kanan dan kaca depan pecah 2 orang yakni sopir dan penumpang mengalami luka berat selain itu ada 12 orang yang mengalami luka – luka usai kecelakaan.

“Penyebab kecelakaan diduga lantaran ada lemparan batu bata ke kaca depan hingga mengenai sopir dan hilang kendali hingga elf masuk ke sungai,” Jelasnya.

Selain itu untuk rombongan elf yang ke – 1 dan 2 meneruskan perjalanan dan elf yang keempat sempat mendapatkan lemparan juga namun tidak separah elf 3 lantaran elf keempat mengetahui terlebih dahulu bahwa elf didepannya mengalami kecelakaan.

Disinggung apakah penumpang tidak ada yang tahu atas kejadian tersebut serta melakukan pengejaran kepada orang yang melakukan pelemparan tersebut? Ulil menjelaskan, memang pada saat pulang kondisi jalan juga sepi, selain itu lantaran kantuk dan capek mayoritas penumpang dalam keadaan tertidur.

Usai kecelakaan, tersebuf warga kemudian terbangun dan mendatangi lokasi kejadian serta melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tugu dan diteruskan ke Petugas Medis RSUD dr Iskak untuk penanganan korban.

Dari 14 korban yang luka 2 masih menjalani perawatan intensif satu dirawat di RSUD Kabupaten Trenggalek lantaran menjalani operasi, sedangkan satu lainnya di bawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung karena dalam keadaan koma, sedangkan lainnya sudah diperbolehkan pulang lantaran kondisi sudah mulai membaik.

Masih menurut Ulil, atas kejadian tersebut pihaknya menduga bahwa kejadian tersebut sudah direncanakan, yang mana tidak hanya satu dua orang saja yang melakukan aksi tersebut terlebih lagi, usai melakukan aksi tersebut orang yang tidak dikenal tersebut langsung melarikan diri.

Untuk menyikapinya, kasus sudah masuk laporan ke Polres Trenggalek untuk Polres Tulungagung sendiri sementara belum, lantaran kejadian juga diwilayah Kabupaten Trenggalek.

“LBH Anshor Kabupaten Trenggalek siap mendampingi kasus hingga selesai,” Pungkasnya.(riz)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Jelang Ramadhan Stok Minyak Kita di Tulungagung Berkurang, Disperindag Dropping 14.400 Liter Minyak.

Puluhan Orang Terjebak di Delta Sungai Brantas Ketika Mencari Ikan.