in ,

Perjuangkan Nasib, Ratusan Perangkat Desa Tulungagung Unjuk Rasa Ke Gedung DPR RI dan Istana Negara.

Tulungagung, (dnusa.id) – Ratusan Perangkat Desa di Kabupaten Tulungagung berangkat ke Gedung DPR RI yang berada di Jakarta, dan berlanjut ke Istana negara untuk menyuarakan tuntutannya.

Sesuai pantauan media ini, bus satu demi satu berdatangan ke Gor Lembu Peteng mulai pukul 09.00 WIB, dengan membawa perangkat desa didalamnya.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo ketika memberangkatkan ratusan perangkat desa ke Jakarta dari Gor Lembu Peteng Tulungagung

Usai ratusan perangkat desa berkumpul, kemudian semuanya berbaris rapi dengan satu komando untuk pemberangkatan.

Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Suyono menjelaskan, ratusan perangkat desa yang hadir kali ini sejumlah 697 orang, adapun dari ratusan perangkat desa yang berangkat tersebut berangkat dengan armada bus dan agenda berjalan sehari saja, terhitung mulai Selasa, (24/1/2023) sampai Rabu (25/1/2023).

“Hanya beberapa perwakilan desa yang datang dan itu juga tidak mempengaruhi pelayanan di Desa,” Jelas Suyono, Selasa, (24/1/2023).

Suyono menjelaskan, adapaun tuntutan perangkat desa kali ini adalah mempertanyakan tentang kejelasan status Perangkat Desa, kejelasan status dalam identitas, Kemendagri untuk segera menerbitkan NIAPD (Nomor Induk Aparatur Perangkat Desa) sehingga pemberhentian perangkat desa non prosedural oleh Kepala desa bisa dihindari, Kesejahteraan Perangkat Desa dalam hal Peraturan Gaji atau Penghasilan Tetap (SILTAP) yang bersumber dari APBN murni, bukan dari dana perimbangan kenaikan disesuikan juga dengan PNS setiap 2 bulan kenaikan berkala.

“Permintaan mulai dari ketentuan kejelasan status perangkat desa apakah itu PNS atau PPPK,” Ungkapnya.

Apabila dilihat memang seragam dan jam kerja sendiri sama dengan ASN, akan tetapi dari segi kesejahteraan berbeda jauh, jika persoalan gaji sendiri pihaknya juga mempertanyakan dengan kinerja seperti itu minimal masuk golongan II a, dilain itu tidak adanya batasnya usia dan jenjang karir didalamnya.

“intinya persamaan keseragaman dan kejelasan jika perangkat desa yang berseragam sama dengan PNS, diharapkan kesejahteraannya sama juga,” Pungkasnya.

Sementara itu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang juga hadir ditengah ratusan perangkat desa tersebut menjelaskan, Pemkab Tulungagung sendiri mengizinkan atas keberangkatan ratusan perangkat desa yang tergabung dalam PPDI ini, dalam rangka Silaturahmi Nasional (Silatnas) untuk menyalurkan aspirasinya.

Meskipun diluar Kabupaten Tulungagung, pihaknya berpesan untuk tetap menjaga nama baik Kabupaten Tulungagung menjaga setiap anggotanya.

“Diharapkan semua pulang dalam keadaan selamat,” pungkasnya.(riz)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

PANWAS KEDUNGWARU AKUI ADA PEBICARAAN TERKAIT REKOMENDASI KEPALA DESA. DIDUGA OKNUM ANGGOTA KPU TULUNGAGUNG BERMAIN

Komisoner KPU Tulunggung Akui Tidak semua rekom diakomodir.