Tulungagung, (dNusa.id) – Terhitung sudah ketiga kali survey Jembatan Ngujang 1 batal dibuka, hal tersebut terjadi lantaran dalam segi kesiapan Jembatan Ngujang 1 belum terpenuhi, pengecekan terakhir dilakukan pada Selasa, (27/6/2023. Pagi dari Petugas Proyek, Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung dan Satlantas Polres Tulungagung.
Hal ini diungkapkan oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Awalu Burhanudin AS, setelah melalukan survey lintas instansi ini bahwa ada beberapa faktor yang belum memadai dari sisi keamanan.
“Perhatian merujuk pada pagar jembatan sisi timur yang dinilai masih rentan, “Jelas Awalu, Selasa, (27/6/2023).
Selain itu faktor lain adanya baut yang masih kendor pengerjaan yang terkesan asal saja, dan dinilai tidak kokoh.
“Petugas tidak mau ambil risiko. Karena kalau terjadi kecelakaan di atas jembatan, apakah pagar itu kuat menahan?” Ungkap Awalu.
Sebelumnya, sudah ada sejumlah kesepakatan yang harus dilakukan pelaksana proyek sebelum open traffic di Jembatan Baru Ngujang 1.
Pihak pelaksana proyek menyatakan, pagar jembatan itu masih dalam proses finishing.
“Kalau memang finishing, ditunggu saja pengerjaannya selesai baru dilakukan open traffic bersama-sama,” Katanya.
Selain itu pihaknya bersama Dishub, juga menemukan bagian yang dilas namun dinilai kurang kokoh.
Dengan banyaknya temuan ini, pihaknya merekomendasikan untuk dilakukan penundaan open traffic.
Atas beberapa kendala tersebut, pihaknya berkordinasi dengan petugas proyek, dari petugas sendiri berjanji membereskan semua temuan selama pengecekan hari ini juga.
“Jika apa yang menjadi titik point selesai dikerjakan, maka open traffic Jembatan Baru Ngujang 1 akan dilaksanakan pada Rabu (28/6/2023) besok,” Jelasnya.
Namun demikian, pihaknya tidak semata – mata bahwa bahwa besok sudah siap open traffic namun pihaknya akan melakukan pengecekan ulang tentunya.
” Kalau memang sudah diselesaikan, langsung dilaksanakan open traffic,” Ungkapnya.
Selain masalah pagar sisi timur, pihak pelaksana proyek juga diminta memasang lampu rotari di kedua ujung jembatan, dengan teknis pada bagian ujung utara jembatan juga ditambah dengan lampu sorot. Sisi utara jembatan akan dipasang tolo-tolo sampai di depan Polsek Ngantru, dan di ujungnya dipasang barrier plastik.
Lalu ada flagman yang mengatur lalu lintas selama 24 jam, untuk mencegah kendaraan dari Tulungagung langsung berbelok ke timur setelah jembatan.
Di kedua ujung jembatan juga akan dilengkapi dengan rambu tanda penyempitan jalan.
Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah Kabid Lalu Lintas Dishub Tulungagung, Panji Putranto mengatakan, open traffic Jembatan Baru Ngujang 1 ini sudah tertunda 3 kali.
Seluruh kendala sepenuhnya bersumber pada pihak pelaksana proyek.
Karena itu pihaknya berharap kesanggupan pelaksanan proyek benar-benar dilaksanakan, dan jembatan ini bisa dibuka besok pagi.
“Tunggu semua fix dulu, Tergantung dari pihak proyek,” Ucapnya.
Sementara pihak pelaksana proyek belum bisa dikonfirmasi.
Jembatan Baru Ngujang 1 adalah jembatan duplikasi yang dibangun di sebelah timur jembatan lama.
Setelah jembatan baru ini dioperasikan, jembatan yang lama akan dipugar menjadi jembatan dengan konstruksi baru.
Jika semua proyek selesai nantinya akan ada dua jembatan kembar.
Jembatan ini melintas di atas Sungai Brantas dan menjadi akses vital dari Tulungagung ke Kediri atau sebaliknya.(riz)



GIPHY App Key not set. Please check settings