in , ,

Laporan Sudah Masuk Polres, Bupati Tulungagung Harap Kasus Video Anggota DPRD Tulungagung Berakhir Damai

Tulungagung, (dNusa.id) – Saling lapor dalam kasus beredarnya video berdurasi 1,44 menit yang menggambarkan aksi tak sopan anggota DPRD kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro (JTA) mendapatkan perhatian Bupati Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menjelaskan, pihaknya mengaku sudah mengetahui video yang cukup menghebohkan warganet di Tulungagung.

Maryoto berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama semua pihak, baik anggota DPRD kabupaten Tulungagung, maupun Satpam RSUD dr Iskak Tulungagung yang sedang menjalankan tugasnya.

“Semuanya harus belajar dari sini, baik pihak Satpamnya maupun pihak Dewannya,” ujarnya pada Senin (10/7/2023).

Pihaknya memahami, mungkin saat itu kondisi psikis Joko Tri Asmoro yang sedang memikirkan keluarganya yang sakit, kemudian di sisi lain Satpam juga harus menjalankan tugas yang diberikan oleh pimpinan.

Oleh sebab itu, menurutnya jalan terbaik dalam kasus ini adalah cara kekeluargaan dan berujung damai.

“Paling baik tetap kekeluargaan dan damai, ” jelasnya.

Bukan tidak mungkin, pihaknya akan menjadi jalan tengah atas masalah ini, termasuk mempertemukan keduanya agar ada solusi dan jalan damai.

Sehingga cepat selesai masalah yang saat ini terjadi.

“Kita bersedia menjadi mediator, tentu kita akan panggil dulu kedua belah pihak, tapi saat ini belum bisa kami lakukan, Karena masih banyak kegiatan lain, mungkin nanti,” ucapnya.

Adapun seperti yang telah diberitakan sebelumnya, selama seminggu terakhir ini warganet ramai membahas perihal video viral yang menunjukkan aksi arogan Joko Tri Asmoro karena menoyor Satpam RSUD dr Iskak Tulungagung, video itu diambil dari CCTV graha mandiri RSUD dr Iskak Tulungagung pada tanggal 28 Juni 2023 yang lalu.

Pasca video itu menjadi viral, kini kedua belah pihak saling melapor ke Polisi.

Pihak RSUD dr Iskak melaporkan aksi Joko Tri Asmoro yang dianggap tidak mematuhi aturan, sedangkan pihak Joko Tri Asmoro melaporkan beberapa nama yang diduga sengaja menyebarkan rekaman itu ke media sosial.

Sementara itu Kepala TU RSUD dr Iskak Tulungagung, Eko Sudharmono mengatakan telah melaporkan kasus ini kepada Polisi.

Hal ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan izin dan petunjuk dari Pimpinan.

“Sudah kita laporkan, kita tidak langsung melaporkannya, karena saat itu masih menynpaikannya kepada pimpinan, jadi tidak langsung dilaporkan,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD kabupaten Tulungagung, Marsono mengungkapkan, pihaknya telah memerintahkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan untuk mendalami hal ini.

“Yang bersangkutan sudah dipanggil Ketua Fraksi, dan dia ngaku tidak ada pemukulan atau kekerasan, hanya saja Pak Joko ini melepaskan masker Satpam,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Kehormatan (BK) DPRD kabupaten Tulungagung, guna membahas perihal ini.

“Nanti juga akan disampaikan kesana ke BK,” ucapnya.

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Suami Lalukan KDRT dan Gay, Selebgram Tulungagung, Gugat Cerai Suami.

Cuaca Buruk, Hujan Intensitas Tinggi, ratusan Hektare Lahan Pertanian Tembakau di Tulungagung Puso