in , ,

BAPPEDA Tulungagung Gelar Forum Konsultasi Publik, Mangkubumi, “perlu peningkatan kwalitas informasi dan pelayanan”

Andri Syambudi, S.Sos. M.Si, Kasubag Umum dan Kepegawaian, menyampaikan paparan dalam Forum Konsultasi Publik BAPPEDA Tulungagung

Tulungagung, (dNusa.id) – Kamis (16/11/2023) bertempat di Ruang Rapat Bappeda Tulungagung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Tulungagung menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). hal ini nuntuk mengukur bagaimana pelayanan OPD kepada masyarakat yang berkaitan  berkaitan erat dengan standrat pelayanan.

Andri Syambudi, S.Sos. M.Si, Kasubag Umum dan Kepegawaian dalam Paparanya menyampaikan, Bapeda sesuai dengan nomenklatur baru tidak lagi berfungsi untuk penelitian dan Pengembangan melainkan fokus pada Perencanaan dan Pengembangan. Selain itu juga ada tugas funsional lain yakni Analisis Kebijakan Publik.

Unsur yang yang ditanyakan dalam Penilaian Pelayanan kepada responden

Selain itu pula dipaparkan Survey kepuasan Masyarakat yang disebar melalui quisioner online dan offline, kendati responden jumlahnya tidak signifikan namun dapat dapat dijadikan ukuran yang komprehensif. Dalam survey ini pergerakan kepuasan konsumen cukup fluktuatif tapi masih dalam kerangka positif dalam nelaksanakan pelayanan.

Perwakilan dari Universitas Tulungagung. Ibu Nunun menyampaikan Bappeda Tulungagung perlu mengembangkan sayap informasi melalui sosmed agar informasi yang diterima manyarakat lebih update dan dekat dengan rakyat. Disamping itu, Amir Fattah perwakilan dari Media menyampaikan bahwa para pemangku di bappeda khususnya Kepala Dinas dan Beberapa Kabid sulit ditemui sehingga menyulitkan para awak media untuk melakukan peliputan dan menggali informasi.

Selain dari kampus dan media kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan NGO (Non Goverment Organization) dari FKH (Forum Komunitas Hijau)- Karsi Nerro mengeluhkan persolan teknis terutama soal Penataan dan Perencanaan JLS (Jalur Lintas Selatan ) Tulungagung yang terkesan semrawut, banyakl lapak-lapak yang berdiri liar dan mengganggu pemandangan indah yang ada di JLS. Karsi juga menambahkan selain JLS Persoalan Hutan sebagai penyangga hidup Masyarakat Tulungagung juga harus sangan di Perhatikan mengingak keanekaragaman hayati, sumber mata air dan cadangan karbon yang sanhgat diputuhkan manusia.

Maliki Nusantara – Deputi Advokasi dan Investigasi PPLH Mangkubumi

Senada dengan FKH, PPLH Mangkubumi melalui Deputi Advokasi dan Investigasi- Maliki Nusantara perlu penanganan yang komprehensif terkait persoalan Lingkungan Hidup, terutama sumber mata air, pengelolaan hutan yang berkelanjutan, dimana diketahui bersama Tulungagung sedang menyongsong GeoPark yang ini juga perlu pengelolaan yang maksimal. Maliki juga menuturkan Website milik BAPPEDA perlu melengkapi informasi mulai dari aparatur sampai dengan dokumen perencanaan yang sangat deperlukan masyarakat dalam menatap masa depan Kabupaten Tulungagung.

BAPPEDA Tulungagung menanggapi keberatan, kritik, saran dan usulan dari masyarakat dengan bijaksana. dan berjanji meningkatkan kwalitas pelayanan dan informasi kepada Masyarakat.

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

DPRD Tulungagung bentuk PANSUS, percepat pembahasan ranperda

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno : Prasasti Lawadan di Tempatkan di Pendopo, Mudah diakses dan dipelajari Masyarakat