in , ,

Longsor Tulungagung Bikin Jalan Putus dan 3 Rumah Rusak, Ini Langkah BPBD

Tulungagung, (dnusa.id) – Hujan deras yang mengakibatkan bencana longsor pada Sabtu, 1 November 2025, tidak hanya terjadi di Kabupaten Trenggalek. Di hari yang sama, bencana longsor juga melanda Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Akibatnya, akses jalan di Desa Nglurup dan Desa Nyawangan putus, serta 3 rumah warga rusak. Tidak ada korban jiwa di longsor Tulungagung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Gilang Zelakusuma mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sendang pada Sabtu siang mengakibatkan terjadinya tanah longsor di 5 titik.

Titik pertama, longsor terjadi di Dusun Kalirejo, Desa Nglurup. Matrial longsor mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan Dusun Kalirejo dengan Dusun Pokolimo tertutup material longsor. Panjang longsoran yang menutup akses jalan yakni 5 meter dan tingginya juga 5 meter. Sementara ketebalan longsoran 2 meter.

Titik longsor kedua terjadi di Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang. Gilang menjelaskan, longsor di Nyawangan mengakibatkan jalan yang menghubungkan Desa Nyawangan dengan Desa Picisan terputus akibat tergerus tanah yang melorot. Dampaknya, warga dua desa setempat harus mengambil jalur alternatif dan berputar beberapa kilometer.

“Di perkirakan, volume yang longsor [di Desa Nyawangan] sepanjang 30 meter, tinggi 20 meter dan ketebalan 10 meter,” papar Gilang

Gilang melanjutkan, titik longsor keempat terjadi di Dusun Sumber. Rumah warga bernama Djupri di RT 3 RW 1 rusak diterjang material longsor. Adapaun titik kelima terjadi di dusun yang sama. Akibatnya, bagian kamar mandi dan plengsengan rumah Sumari di RT 4 RW 1 rusak diterjang material longsor.
Kata Gilang, juga melakukan pengawasan di wilayah-wilayah rawan bencana longsor di daerah berjuluk Kota Marmer tersebut. Koordinasi antarinstansi dan emelen masyarakat terus dilakukan. “Termasuk melaksanakan assessment di lokasi tanah longsor serta memberikan bantuan logistik kebutuhan dasar warga terdampak,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, longsor terjadi di Kabupaten Trenggalek yang bertetangga dengan Tulungagung. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bendungan pada Sabtu siang menyebabkan longsor di Dusun Banaran, Desa Depok. Selain menutup akses jalan, longsor juga menerjang satu rumah warga dusun setempat. Akibatnya, 4 orang satu keluarga meninggal dunia tertimbun tanah longsor. Satu korban lainnya luka berat.

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

TNI, Polri dan Masyarakat Desa Kradinan Bahu – Membahu Singkirkan Material Longsor Tutup Akses Jalan Trenggalek – Tulungagung

Bankesbangspol Tulungagung Bakal Salurkan Rp 4,4 Milyar Bantuan Dana Hibah Ke Lembaga dan Ormas, Jumlah Penerima Bertambah