Tulungagung, (dnusa.id) – Ratusan tukang becak Kabupaten Tulungagung mendapatkan bantuan becak listrik gratis dari Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Becak listrik diberikan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan dan Presiden Becak Listrik Indonesia Nanik S. Deyang.
Bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ini, merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menjelaskan, pihaknya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, atas kepedulian kesejahteraan pengemudi becak di wilayahnya. Bantuan ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan upaya mengangkat martabat para lansia.
“Bantuan becak listrik ini sangat tepat sasaran. Dengan usia penerima yang mayoritas di atas 65 tahun, bahkan ada yang lebih dari 80 tahun, mereka kini bisa bekerja dengan lebih ringan, aman, dan tentunya lebih bermartabat,” Jelas Gatut Sunu, Sabtu, (10/1/2026).
Gatut melanjutkan, Kriteria penerima dapat diperluas melalui kebijakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) agar menjangkau lebih banyak lansia yang belum terdata di basis data pusat. Selain itu bantuan becak listrik ini dimohon untuk tidak diperjualbelikan.
“Bantuan ini berupa amanah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang berupa becak listrik dengan sangat dimohon untuk tidak diperjualbelikan,” Tegasnya.
Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S. Deyang menjelaskan, Tulungagung memiliki nilai historis tersendiri bagi Presiden Prabowo. Potret perjuangan pengayuh becak lansia di Tulungagung inilah yang menjadi inspirasi awal bagi Prabowo Subianto untuk menginisiasi pengadaan becak listrik, bahkan sebelum beliau menjabat sebagai Presiden.
“Ketika masih menjadi Menteri Pertahanan RI, Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sudah berangan – angan memberikan puluhan ribu bantuan becak listrik,” Tegasnya.
Untuk Kabupaten Tulungagung sendiri untuk hari ini ada 200 bantuan becak listrik yang diberikan, dengan harga satuan Rp 22 juta.
Wilayah Jawa Timur sendiri setelah Tulungagung kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Trenggalek, Malang, Surabaya, dan Lumajang.
“Prioritas di wilayah Jawa Timur sebelum merambah ke luar pulau Jawa,” Tegasnya.
Nanik menambahkan, target jumlah becak listrik yang akan dibagikan sebanyak 82.000 unit skala nasional, pabrik pembuatan becak listrik itu sendiri sama dengan pabrik yang membuat mobil Maung yang digunakan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yakni PT Pindad.
“Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ingin memanusiawikan mereka. Memberikan kegembiraan di usia senja agar mereka punya aset sendiri. Selama ini mayoritas dari mereka hanya menyewa becak,” Tegasnya.
Gandeng GSN dan PT Pindad, Presiden Prabowo Salurkan Ratusan Bantuan Becak Listrik di Tulungagung



GIPHY App Key not set. Please check settings