Tulungagung, (dNusa.id) – Buntut dari adanya kerusuhan antar perguruan silat di Kabupaten Tulungagung pada, (18/5/2023) kemarin, yang mengakibatkan adanya kerusakan beberapa rumah warga dan Balai Desa Sambitan Kecamatan Pakel, dan Truk Polisi, Kompetisi Pembibitan Atlet Berprestasi dalam memperebutkan Piala Bupati Cup, ditunda.
Sekretaris IPSI, Kabupaten Tulungagung Khoirul Huda menjelaskan, pihaknya baru mendapatkan pemberitahuan dari Kepolisian Resor Tulungagung bahwa adanya pelarangan semua kegiatan pencak silat, kecuali latihan.
“Latihan masih diperbolehkan,” Jelas Huda, Selasa (23/5/2033).
Selain itu pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan Pencak Silat di Tulungagung dibawah naungan IPSI bahwa akan diadakan kompetisi dalam memperebutkan Piala Bupati Tulungagung atau Bupati Cup yang akan diadakan pada 29-31 Mei mendatang, dan kali ini sudah pada tahap administrasi pendaftaran Atlet, pendaftaran atlet sendiri ditutup pada tanggal 26 Mei mendatang.
Meski sudah ada surat pemberitahuan dan ada yang sudah mendaftarkan berkasnya pihak Polres Tulungagung sendiri melarang semua kegiatan yang berbau Pencak silat termasuk dengan Kegiatan Bupati Cup, diguga lantaran adanya kerusuhan di wilayah Desa Sambitan Kecamatan Pakel yang membuat kerusakan beberapa rumah warga, Balai desa dan truk polisi dengan kisaran kerugian mencapai Rp 90 juta.
Dengan adanya penundaan kompetisi yang tidak tahu sampai kapan lagi diperbolehkan kembali, pihaknya sangat menyayangkan lantaran pihaknya sendiri juga lebih fokus ke atlet berprestasi, yang mana kedepan prestasi tersebut bisa digunakan sebagai sarana untuk menunjang dalam melamar pekerjaan kelak.
“Penundaan sampai batas waktu yang tidak ditentukan” Jelasnya.
Meski demikian pihaknya juga menghormati kebijakan dari pihak kepolisan atas penundaan kali ini, yang mana pihak kepolisian tentunya juga mempertimbangkan berbagai hal.
Sementara itu Kastaintel Polres Tulungagung, AKP AKP Huwahila Wahyun Yuha menjelaskan, pihaknya sudah memberikan kebijakan bahwa semua kegiatan yang berbau pencak silat sementara ditunda termasuk juga dengan Bupati Cup di Kabupaten Tulungagung.
Hal tersebut dilakukan lantaran masih adanya potensi aksi saling balas usai kerusuhan di Desa Sambitan Kecamatan Pakel kemarin, terlebih lagi usai kerusuhan tersebut mendekati pelaksanaan Bupati Cup yang mana juga melibatkan berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Tulungagung, selain itu ada potensi lain adanya Pesilat dari luar Tulungagung yang juga menjadi kerawanan aksi balas dendam, atas adanya potensi kerawanan tersebut pihaknya terpaksa untuk menunda Kegiatan Bupati Cup mendatang.
“Kegiatan Bupati Cup ditunda, sampai batas waktu yang tidak belum ditentukan,” Pungkasnya.(riz)



GIPHY App Key not set. Please check settings