in ,

Bupati Tulungagung Lantik 17 Jabatan Pratama, 7 Jabatan Posisi Strategis Masih Kosong

Tulungagung, (dnusa.id) – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, melantik 17 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Rabu (16/7/2025). Meski demikian, tujuh posisi strategis dalam jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih dibiarkan kosong.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menjelaskan bahwa kekosongan jabatan bukan tanpa alasan. la ingin memastikan posisi penting diisi oleh figur yang benar-benar memiliki kompetensi dan integritas tinggi.
Berikut Daftar pejabat yang digeser Bupati Tulungagung:
1. Johanes Bagus Kuncoro dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), digeser menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda).
2. Dwi Hari Subagyo dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), digeser menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
3. dr Kasil Rokhmad dari Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, digeser menjadi Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB PP dan PA)
4. Imroatul Mufidah dari Asisten 1 digeser menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
5. Anang Pratistianto dari Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi ke Asisten Administrasi Umum.
6. Agus Priyanto Utomo dari Asisten III digeser menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol).
7. Samrotul Fuad dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), digeser menjadi Asisten bidang Kesejahteraan Masyarakat (Kesra).
8. Erwin Novianto dari Kepala Bapeda, digeser menjadi Staf Ahli Bidang Kesmas.
9. Galih Nusantoro dari kepala BPKAD digeser menjadi ke Staf Ahli Pemerintahan.
10. Endah Inawati dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, digeser menjadi Kepala Dinas Sosial (Dinsos).
11. Fajar Widariyanto dari Kepala DPMPTSP, digeser menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
12. Tranggono Dibjahatsono dari Kepala Inspektorat digeser menjadi Asisten Perekonomian.
13. Lilik Ismiati dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) digeser menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
14. Suparni dari Kepala Dinas KB PP dan PA digeser menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
15. Iswahyudi dari Kepala DMPD digeser menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
16. Wahyid Masrur dari Kepala Dinas Sosial (Dinsos) digeser menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida)
17. Suko Winarno dari Kepala BKPSDM Kabupaten Jember, mutasi masuk Pemkab Tulungagung menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Meski demikian masih ada juga 7 Jabatan Pratama yang kosong.
Tujuh posisi yang belum terisi meliputi:
1. Kepala Inspektorat
2. Direktur RSUD dr. Iskak
3. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
4. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan
5. Kepala Dinas Kesehatan
6. Kepala Dinas Lingkungan Hidup
7. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Meski belum terisi, Gatut memastikan kekosongan ini tidak akan mengganggu roda pemerintahan. Untuk sementara waktu, masing-masing OPD akan dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) hingga pejabat definitif ditunjuk melalui seleksi terbuka.
“Sementara untuk Jabatan yang kosong diisi oleh Plt,”Tegasnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tulungagung, Soeroto, mengatakan pengisian jabatan kosong akan dilakukan lewat mekanisme lelang terbuka sesuai ketentuan.
“Semua ASN eselon 2 dan 3 yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama,” jelasnya.
Syarat utama untuk mengikuti seleksi terbuka ini antara lain telah menjabat minimal tiga tahun di eselon 3, pernah mengikuti Diklatpim III, berpendidikan
minimal tiga tahun di eselon 3, pernah mengikuti Diklatpim III, berpendidikan minimal S1, dan memiliki catatan perilaku baik selama dua tahun terakhir.
“Kita punya banyak sumber daya. Tinggal mencari yang paling siap dan layak,” pungkas Soeroto.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Pemkab Tulungagung dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan melalui penempatan SDM yang berkualitas pada posisi strategis.

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

LKHN Gelar Demonstrasi, Tuntut Transparansi Anggaran 2024 Ke Sekda Tulungagung Tri Hariadi

Proses Deradikalisasi Berhasil, Lapas Tulungagung Kembali Bebaskan Napiter