Tulungagung, (dnusa.id) – Masyarakat di Tulungagung beramai-ramai memanfaatkan fasilitas layanan SIM Ramadan yang digelar di Mall Pelayanan Publik (MPP) pada Kamis (5/3/2026). Bahkan hanya dalam waktu satu jam saja, layanan SIM Ramadan ini didatangi oleh puluhan pemohon perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Tak hanya itu Satpas SIM Satlantas Polres Tulungagung juga membagikan takjil kepada masyarakat yang melakukan perpanjangan.
Baur SIM Satpas Polres Tulungagung Tulungagung, Bripka Muchamad Miftahurrohman menjelaskan, momentum bulan Ramadan 1447 H kali ini pihaknya mendapat instruksi dari pimpinan untuk menggelar SIM Ramadan. Kegiatan ini merupakan kegiatan layanan bagi masyarakat yang memerlukan perpanjangan SIM.
Secara teknis, pelaksanaan SIM Ramadan ini sama seperti layanan SIM Keliling (Simling) yang lebih dulu kerap dilakukan oleh Satpas Polres Tulungagung pada hari biasa. Namun bedanya, kegiatan SIM Ramadan ini digelar menjelang waktu berbuka puasa sembari masyarakat melakukan perpanjangan SIM.
“Kegiatan SIM Ramadan ini agar masyarakat bisa melakukan perpanjangan SIM sembari menunggu waktu berbuka, istilahnya ngabuburit sambil perpanjangan SIM,” Jelae Bripka Miftahurrohman, Kamis (5/3/2026).
Layanan SIM Ramadan, hanya bisa melayani proses perpanjangan SIM saja, sedangkan untuk pembuatan SIM Baru harus datang ke Kantor Satpas Polres Tulungagung.
“Perpanjangan SIM bisa dilakukan minimal 14 hari sebelum masa berlaku habis,” Tegasnya.
Miftah melanjutkan, kegiatan ini digelar mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB atau kurang lebih selama satu jam untuk melayani perpanjangan SIM.
Selama jangka waktu satu jam itu, diketahui jika layanan SIM Ramadan ini mendapat respon baik oleh masyarakat lantaran antusiasme masyarakat yang cukup tinggi,l.
“Kurang lebih sebanyak 20 masyarakat telah memanfaatkan layanan SIM Ramadan untuk melakukan perpanjangan SIM,”Tegasnya.
Miftah menyebut, layanan SIM Ramadan akan terus digelar di Tulungagung selama bulan Ramadan, dimana sedikitnya akan digelar selama enam kali dan berpindah-pindah tempat. Nantinya, lokasi layanan SIM Ramadan akan menyasar tempat wisata, kantor pemerintahan maupun tempat pusat keramaian kota.
Selain perbedaan waktu dengan pelaksanaan Simling, diketahui jika masyarakat yang memanfaatkan layanan SIM Ramadan ini turut mendapatkan takjil dari petugas. Meski begitu, pihaknya tidak membatasi berapa kuota untuk layanan SIM Ramadan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini.
“Kuota tidak kami batasi, berapapun masyarakat yang datang memohon layanan perpanjangan SIM Ramadan akan kami layani. Kami juga berikan takjil bagi masyarakat yang mengurus perpanjangan SIM,” pungkasnya.
Masyarakat di Tulungagung Bisa Ngabuburit Sambil Urus Perpanjangan SIM, Satu Jam Layani 20 Pemohon



GIPHY App Key not set. Please check settings