in ,

Menilai Hasil Laut Tulungagung Melimpah, DPR RI, Sri Rahayu Wacanakan Pembangunan Cold Storage dan Dermaga.

Tulungagung, (dNusa.id) – DPR RI dari Komisi V menyatakan bahwa hasil laut pesisir selatan Tulungagung melimpah, yang mana DPR RI merencanakan untuk membangun cold storage sebagai tempat menyimpan hasil tangkapan nelayan.

Hanya saja untuk merealisasikan hal itu, perlu dibangun dermaga yang representatif terlebih dahulu.

Anggota Komisi V DPR RI, Sri Rahayu mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan seluruh pejabat di Tulungagung pada Senin (23/5/2023) kemarin, pihaknya bisa melihat jika hasil bumi pesisir selatan sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Maka dari itu, perlu untuk didirikan Cold Storage yang lokasinya pada pesisir pantai selatan. Nantinya cold storage itu berfungsi untuk menyimpan hasil tangkapan para nelatan di Tulungagung maupun wilayah sekitarnya seperti Blitar atau Trenggalek.

“Potensinya sangat luar biasa melimpah dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, jadi wacana cold storage itu kami rasa sangat bagus dan penting,” Jelas Sri Rahayu, Rabu (24/5/2023)

Meski cold storage dirasa ide yang bagus, untuk merealisasikan pembangunan cold storage, perlu untuk dibangun dermaga yang representatif terlebih dahulu yang mana usulan pembangunan dermaga tersebut juga sudah diterimanya.

“Nantinya dermaga tersebut akan menunjang keberadaan cold storage sebagai tempat menyimpan hasil tangkapan nelayan,” Jelasnya.

Dengan adanya dermaga dan Cold Storage bisa mengatasi permasalahan pasokan ikan kala terjadinya cuaca buruk dan nelayan tidak melaut.

“Kami rasa memang banyak manfaatnya untuk mewacanakan pembangunan cold storage, tetapi memang untuk realisasinya perlu jangka panjang,” jelasnya.

Disinggung terkait anggaran pembangunan dermaga maupun cold storage tersebut, Rahayu mengungkapkan dikarenakan pembangunan tersebut memerlukan jangka panjang, maka perlu perencanaan yang matang dan anggaran yang cukup besar. Hanya saja apabila daerah bisa mengatasinya, pembangunan bisa saja menggunakan anggaran daerah.

Hanya saja apabila daerah tidak memiliki anggaran yang cukup, bisa saja pembangunan tersebut diambil alih oleh pemerintah pusat. Namun tidak menutup kemungkinan jika nantinya justru akan sharing anggaran antara pemerintah pusat dan daerah. Namun demikian, hasil usulan maupun wacana yang didapat masih harus dilakukan pembahasan dengan pemerintah pusat.

“Kami merasa tidak mustahil untuk menyediakan dermaga dan cold storage itu, toh nanti manfaatnya juga terasa bagi masyarakat di Tulungagung dan sekitarnya. Terpenting setelah ini kami komunikasikan dulu dengan pemerintah pusat,” pungkasnya.(riz)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Pemkab Tulungagung, Anggarkan Rp 800 juta Subsidi CJH, Anggaran bersumber APBD TA 2023

Satu Napiter Lapas Klas IIB Tulungagung Jaringan JAD Bebas Murni, Belum Akui NKRI