in ,

Operasi Zebra Semeru Usai, Kasatlantas Polres Tulungagung : Mayoritas Pelanggar dibawah Umur

Tulungagung, (dnusa.id) – Operasi Zebra Semeru 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 30 November 2025 telah usai, yang mana ribuan pelanggar ditindak Satlantas Polres Tulungagung. Ribuan Pelanggar yang ditindak adalah remaja atau dibawah umur.
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP M.Taufik Nabila menjelaskan, secara administrasi dan jadwal pada Senin (1/12/2025) Operasi Zebra Semeru telah usai,
“Operasi berjalan selama dua pekan atau 14 hari,” Jelas Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M.Taufik Nabila, Senin, (1/12/2025).
Kegiatan selama operasi yakni dengan penyuluhan, pembinaan, penyebaran dan pemasangan banner tentang ketertiban berkendara dan sosialisasi bahwa sedang dilaksanakan Operasi Zebra Semeru.
“Total kegiatan selama operasi sebanyak 20.846,” Tegasnya.
Tak hanya itu Satlantas Polres Tulungagung juga melakukan Preemtif, dan Represif mulai dari penilangan manual kemudian E-tle Statis maupun Mobile dan Teguran.
“Penindakan secara Represif sebanyak 10.423,” Paparnya.
Adapun rincian dari penindakan Represif tersebut yakni untuk E-tle stasis sebanyak 3.500 pelanggar, kemudian E-tle Mobile 1.618, tilang manual 78 orang, serta teguran sebanyak 5.226.
“Dari jumlah tersebut pengendara dibawah umur menjadi mayoritas pelanggar, dengan kategori tidak mengenakkan Helm,” Paparnya.
Nabila melanjutkan, kemudian untuk data laka lantas selama Operasi Zebra Semeru berlangsung total ada 23 kejadian dengan korban meninggal dunia 1 orang 47 luka – luka.
“Penyebaran lakalantas tertinggi berada di Kecamatan Ngunut kemudian Kedungwaru, dari dua kecamatan tersebut ditetapkan sebagai blackspot,” Tegasnya.
Data kejadian laka lantas pada Operasi Zebra Semeru 2025 jika dibandingkan dengan tahun 2024 sebanyak 20 kejadian dengan korban meninggal dunia 1 orang.
“Untuk korban meninggal dunia pada Operasi Zebra Semeru tahun 2024 dan tahun 2025 sama yakni 1 orang,” Tegasnya.
Kemudian dari banyaknya pelanggar yang masih dibawah umur, Satlantas Polres Tulungagung sebenarnya juga sudah melakukan sosialisasi ke sekolah – sekolah di Tulungagung, meski sosialisasi rutin dilakukan pelanggar dibawah umur masih tetap saja mendominasi.
“Satlantas Polres Tulungagung juga sudah melakukan sosialisasi setidaknya dua kali dalam seminggu ke sekolah – sekolah di Tulungagung,” Pungkasnya.

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

LDII Tulungagung Gelar Musda ke- X, Bahas dan Cetak Penguatan SDM Profesional dan Religius untuk Tulungagung Maju

Bermain di Sungai, Tiga Anak Tenggelam di Tulungagung: Satu Selamat, Satu Meninggal