in

Persiapan Jelang Pemilu dan Pilkada, Pemkab Tulungagung Cadangan Anggaran Rp 65 Milyar

Tulungagung, (dNusa.id) – Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Tulungagung pada Selasa, (16/5/2023), yang mana kunjungan tersebut bermaksud untuk menggali data akan kesiapan Pemilu dan Pilkada, yang mana Komisi A secara Khusus membidangi hal tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Istu Hari Subagio menjelaskan, Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur yang menjadi jembatan Pemkab/Pemkot dengan KPU Provinsi, KPU RI dan dengan Pemerintah Provinsi terkait dana sharing.

Terkait adanya hal tersebut yang mana, secara khusus Komisi A menanyakan substansi masalah dana cadangan Pemilu dan Pilkada yang menjadi tanggungan Pemkab Tulungagung.

Untuk menggali kesiapan tersebut, Pemkab Tulungagung harus menyisihkan dana Rp 65 miliar untuk Pemilu, Pilkada dan Pilkades, didapati hasil bahwa pada tahun 2023 dana cadangan Kabupaten Tulungagung sudah siap Rp 50 Milyar, selain itu pada tahun 2024 ada Rp 15 Milyar khusus Pilkades serentak.

“Atas Kunker kali ini Kabupaten Tulungagung sudah siap semua, pihaknya mengingatkan ke Pemkab, bahwa pencairan 40 persen dilakukan sebelum Desember,” Jelasnya.

Selain dana cadangan, pihaknya menilai bahwa tidak ada masalah terkait persiapan pemilu dan pilkada nantinya, di Kabupaten Tulungagung, permaslahan lain yang masih bersifat umum yakni money politik, dan pelanggaran kampanye, yang mana sudah ada Bawaslu yang ikut mengatasi akan hal itu.

“Secara global Kabupaten Tulungagung sudah matang persiapannya,” Pungkasnya.

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Galih Nusantoro, mengatakan Pemkab Tulungagung mendukung penuh pelaksanaan Pemilu/Pilkada.

Pemkab juga sudah membuat Perda 8 tahun 2021 tentang Dana Cadangan hingga 2024.

Perkiraan Pemkab akan menyisihkan dana Rp 65 miliar untuk Pemilu, Pilkada dan Pilkades.

“Di tahun 2023 ini sudah ada dana cadangan senilai Rp 50 miliar. Nanti di tahun 2024 ada Rp 15 miliar khusus untuk Pilkades serentak,” ungkap Galih.

Galih merinci, di tahun 2022 dianggarkan Rp 10 miliar lewat APBD dan Rp 10 miliar lewat APBD Perubahan, pasa tahun 2023 dianggarkan Rp 20 miliar di APBD murni dan Rp 10 miliar di APBD Perubahan, Sehingga dari tahun 2022 hingga 2023 akan terkumpul dana cadangan Rp 50 miliar.

Lalu di tahun 2024 secara khusus akan dianggarkan lagi sebesar Rp 15 miliar untuk Pilkades serentak.

“Sehingga jika ditotal selama 3 tahun terkumpul Rp 65 miliar,” Pungkasnya.(riz)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Pembangunannya MPP belum Sepenuhnya Rampung, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 200 Juta untuk Pembangunan Pagar.

Dapat Tembusan KPU RI, KPU Tulungagung Terima Berkas Pengajuan Kembali Bacaleg Partai Perindo