in ,

Pipa PDAM di Dua Lokasi Mulai Diperbaiki, Telan Anggaran Senilai Rp 22,5 Milyar

Tulungagung, (dNusa.id) – Pipa air milik PDAM Kabupaten Tulungagung yang berlokasi di Kecamatan Rejotangan dan Pagerwojo mulai dilakukan perbaikan. Diketahui, perbaikan itu ditujukan untuk menangani kehilangan air dan kurang maksimalnya pelayanan air di Tulungagung.

Direktur Utama (Dirut), Perumda Air Minum Tirta Cahya Agung, Joko Purnomo mengatakan, proses perbaikan pipa yang berlokasi di Kecamatan Pagerwojo dan Kecamatan Rejotangan saat ini sudah mulai dikerjakan. Prosesnya sendiri untuk perbaikan yang di Pagerwojo baru mencapai 10 persen, sedangkan untuk pekerjaan di Rejotangan sudah mencapai 45 persen.

Diketahui, di Rejotangan sendiri pihaknya melakukan pergantian pipa yang semula merupakan pipa APC (Cor beton) menggunakan pipa PVC. Sedangkan untuk pengerjaan di Kecamatan Pagerwojo sendiri dilakukan dengan memberi tambahan pipa transmisi dengan diameter 200 sepanjang kurang lebih 8 kilometer.

“Di Pagerwojo memang masih sedikit progresnya karena pengerjaannya lama lantaran banyak yang dikerjakan termasuk penyempurnaan instalasi pengolahan air minum (IPA),” kata Joko Purnomo, Minggu (11/6/2023).

Perbaikan pada dua lokasi tersebut, jelas Joko, dikarenakan Unit IPA di Jati Wekas Kecamatan Pagerwojo itu kurang maksimal dalam melayani pelanggan PDAM. Pasalnya, Unit IPA tersebut melayani pelanggan sebanyak belasan ribu pelanggan yang mana beberapa pelanggan tidak bisa mendapatkan pelayanan maksimal, sehingga baru bisa terlayani pada malam hari.

Sedangkan untuk perbaikan di Kecamatan Rejotangan, pihaknya menganggap jika pipa APC tersebut sudah usang lantaran sering rusak yang menyebabkan kebocoran. Ditambah lagi, spare part pipa tersebut juga sudah tidak ada di pasaran, sehingga pihaknya hanya melakukan perbaikan secara manual dengan menambal yang mana anggaran perbaikannya besar.

“Pelanggan yang kurang maksimal pelayanannya itu karena rumahnya di pegunungan. Kalau sudah jadi mereka bisa terlayani secara maksimal karena air yang mengalir jadi sebanyak 175 liter perdetik,” jelasnya.

Disinggung terkait target penyelesaian pekerjaan tersebut, Joko mengungkapkan jika perbaikan di dua lokasi itu ditargetkan akan selesai pada bulan September 2023 mendatang. Setelahnya, pihaknya memastikan jika pelayanan terhadap masyarakat akan menjadi maksimal dan tidak ada lagi permasalahan kebocoran pipa yang berakibat hilangnya air PDAM.

Sedangkan terkait anggarannya sendiri, perbaikan pada dua lokasi itu menelan anggaran senilai Rp 22,5 milyar yang mana anggaran tersebut berasal dari tiga sumber yakni APBN senilai Rp 16 milyar, APBD senilai Rp 6,5 milyar. Hanya saja, pengerjaan pembangunannya dilakukan oleh Pemkab Tulungagung, sehingga pihaknya hanya menerima hibah saat pengerjaan perbaikan tersebut selesai dilakukan.

“Jadi anggaran APBN itu dari program pemerintah pusat yakni dari program National Urban Water Supply (NUWSP). Proses pengerjaannya bukan kami yang menangani, tetapi Pemkab Tulungagung dan kami cuma dapat hibah,” pungkasnya.(riz)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Bupati Tulungagung Maryoto Berangkatkan, 93 CJH lebih awal.

Tak Lalukan Transaksi, Saldo Ratusan Juta Hilang, Sejumlah Nasabah Geruduk Kantor BRI Cabang Tulungagung