in ,

Safari Ramadhan, Khofifah Indar Parawansa berikan Ribuan Bantuan Yatim/Piatu Tulungagung.

Tulungagung, (dNusa.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Safari Ramadhan di beberapa Kabupaten di Jawa Timur, pada saat moment Puasa Ramadhan 2023, kali ini giliran Kabupaten Tulungagung yang disinggahi orang nomor 1 di Jawa Timur tersebut, pada Rabu, (5/4/2023).

Moment safari ramadhan di Kabupaten Tulungagung kali ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kepada 1000 Yatim/Piatu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, momentum puasa Ramadhan kali ini pihaknya melakukan safari ramadhan di beberpa Kabupaten di Jawa Timur, sebelum dari Tulungagung pihaknya baik bersama Baznas maupun tidak sudah berkunjung ke Kabupaten Ponorogo dan Tuban yang mana setiap Kabupaten yang dikunjungi pihaknya memberikan santunan kepada Yatim/Piatu sebanyak 1000 orang.

“Jadi setiap Kabupaten mendapatkan 1000 kuota,” Jelas Khofifah usai menyantap buka puasa di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu, (5/4/2023).

Khofifah Indar Parawansa-Gubernur Jawa Timur, saat melakukan Safari Ramadhan di Kabupaten Tulungagung

Khofifah melanjutkan, untuk Kabupaten Tulungagung sendiri selain kuota Provinsi sejumlah 1000 orang, juga menambah bantuan sebanyak 700 orang, 700 orang bantuan diberikan kepada pelaku UMKM, Tukang Becak, Tukang sayur motor dan gendong, kemudian kepada anak stunting.

Untuk anak Yatim /Piatu diberikan bantuan berupa uang, selain itu pihaknya juga memberikan bantuan berupa Tas lengkap dengan peralatan belajarnya.

Usai bantuan dan santunan diberikan pihaknya akan melakukan sholat tarawih di Ponpes Menara Al-Fattah Mangunsari.

“Semoga bantuan dan santunan yang diberikan bisa bermanfaat,” Pungkasnya.(Riz)

What do you think?

Written by redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

THR ASN Tulungagung Capai Rp 50 Milyar, Tenaga Honorer sesuai Kebijakan OPD Masing – Masing

Kejari Tulungagung Gandeng ISI Yogyakarta, Cek Spesifikasi Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Gamelan di Sekolah.