Tulungagung, (dNusa.id) – Beredarnya informasi video bahwa salah satu anggota DPRD Tulungagung Joko Tri Asmoro (38) berasal dari fraksi PDI Perjuangan diduduga mengamuk, melepas masker petugas RSUD di ruang pelayanan RSUD Dr.Iskak.
Atas video rekaman CCTV tersebut Kepala Tata Usaha (TU) , RSUD Dr.Iskak Tulungagung, Eko Sudharmono mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa (27/06/2023) pukul 20.30 WIB saat Joko hendak menaiki lift dengan anaknya yang masih dibawah umur.
Kemudian oleh petugas diingatkan agar anak tersebut tidak boleh masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), sehingga pihaknya menegur petugas yang menjaga pintu lift itu.
“Awalnya petugas menegur Joko Tri Asmoro yang sedang merokok di area rumah sakit, kemudian masuk ke graha mandiri dengan membawa anak dibawah umur gitu dengan bahasa logat Jawa “pak saya mboten bawa anak “, Jelas Eko, Senin(3/07/2023).
Eko melanjutkan atas hal tersebut pihaknya meminta kepada petugas agar pelayanan yang diberikan kepada pasien harus dilaksanakan dengan baik. Petugas juga tidak mengira bahwa dia berhadapan dengan anggota dewan.
“tidak tahu ,satpam juga tidak tahu, jika itu Anggota Dewan,” Ungkapnya.
Namun yang dilakukan Joko Tri justru bertindak keras dengan menaikkan nada tinggi ke petugas serta adanya lepas masker ke petugas RSUD
Pihak RSUD meminta kepada Joko Tri Asmoro untuk diselesaikan secara kekeluargaan saja, namun ada tuntutan dari pihak management rumah sakit agar supaya mendapat perlindungan.
“Menertibkan aturan dirumah sakit tentu tidak semata – mata atas kemauan petugas sendiri, ada prosedur dan perlindungan dari management,” Ungkapnya.
Jika pihak yang bersangkutan tidak mau secara kekeluargaan, pihak RSUD akan melaporkan kasus ini kepada kepolisian.
“Akan kami laporkan jika jalur kekeluargaan tidak bisa ditempuh,” Pungkasnya.
Sementara itu Anggota DPRD Tulungagung, Joko Tri Asmoro saat dikonfirmasi lewat telepon membantah tidak memukul petugas RSUD, melainkan melepas masker milik petugas karena nada bicaranya kurang nyaman.
“Tidak ada hal itu yang saya lakukan,” Jelasnya.
Ia membantah tidak mengamuk bahkan memukul petugas RSUD dan meminta untuk dilaporkan ke kepolisian.
“Tidak apa – apa dilaporkan, saya tidak ada kekerasan fisik,Tukasnya.(riz)



GIPHY App Key not set. Please check settings